Susahnya Punya Duit Banyak dari Pekerjaan Online, Sering Dicap Punya Pesugihan oleh Tetangga

punya-pekerjaan-online punya-pekerjaan-online

Zaman udah semakin maju, pemikiran orang udah semakin kreatif, cari duit di era sekarang juga udah semakin gampang. Nggak perlu susah-susah ke sana-sini, sekarang cuma modal waktu, keterampilan, setara gadget aja, kita udah bisa menghasilkan duit yang jumlahnya nggak kalah dengan para pekerja kantoran. Bahkan, zaman sekarang ini cari duit dengan cara online malah bisa lebih banyak duitnya lo!

Tapi, namanya aja masyarakat Indonesia, nggak semuanya bisa memahami hal-hal serba 1terbaru kayak gini. Orang kelihatan punya duit berlebihan, padahal sehari-harinya di rumah aja langsung dicap kalau punya pesugihan. Hal-hal konyol seperti itu nggak cuma cerita asal-asalan lo, melainkan loyal-loyal terjadi dan nggak belaka sekali atau dua kali saja di sekitar kita.

Di zaman yang udah serba modern ini memang nggak menjamin bahwa semua orang melek kembar internet

Meski nggak menutup kemungkinan bahwa di zaman yang udah serba maju ini tetap aja masih ada orang-orang yang punya pesugihan, bukan berarti orang yang kelihatannya di rumah aja dan punya berjibun duit itu pasti punya pesugihan juga. Sayangnya di Indonesia ini masih berjibun banget orang-orang yang nggak melek dengan kemajuan zaman. Nggak melulu terjadi sama orang-orang yang udah lanjut usia lo, bahkan anak-anak muda pun masih aja ada yang punya pemikiran ketang terkait hal ini.

Ada tetangganya kelihatan lebih mentereng dikit, bingung; temennya beli kendaraan baru, bingung; warung usabelaka kalah saing dengan sebelahnya. langsung kepanasan dan mengira kalau diguna-guna. Padahal sih persoalan-persoalan kayak gitu nggak semata-mata karena hal gaib.

Ada penuh banget hal-hal yang bisa bikin kita kaya raya dengan cara cuma mantengin komputer setiap harinya. Aktivitas beginian yang nggak dipahami cocok tetangga sekitar

Bukan masyarakat Indonesia namanya, kalau hidupnya nggak penuh dengan rasa curiga satu serupa lain, apalagi kalau tentang perkara duit. Padahal kecurigaan ibu-ibu yang baru saja viral tadi belum pasti bisa terbukti keloyalannya lo. Kalau cuma makhilaf dianggap pengangguran karena sering kelihatan ada di rumah, tapi duitnya luber mah kasihan serupa orang-orang yang cari duitnya lewat online. Pasalnya, ada luber banget gairah yang bisa bikin kita jadi kaya raya cuma dengan cara di depan layar setiap harinya. Mulai dari jadi pembuat konten, youtuber, programmer, main saham, dan lain sebagainya.

Kegiatan-kegiatan tadi kalau dilakukan secara serius bahkan pencetusannya bisa melebihi orang-orang yang kerjanya di kantor. Tapi balik lagi sih, nggak semua orang bisa paham pas hal ini, apalagi tetangga sekitar kita.

Mau dijelasin susah, nggak dijelasin tambah nyinyir. Giliran didiemin aja malah makin tuman!

Kejadian kayak gini sesungguhnya menyibakn baru-baru ini aja terjadi, udah sering banget sejak dulu sangkat sekarang. Kita yang kerjaannya cari duit sesudah internet kalau begini caranya sih jadi serba bingung. Udah dicap sebagai pengangguran, mau menjelaskan setara tetangga juga bingung, tapi duitnya kok ada terus, nggak dijelasin juga semakin nyinyir, giliran didiemin aja yang ada malah semakin tuman.

Namanya orang nggak ingat sih kalau dipikir-pikir juga nggak ada menyimpangnya, tapi yang bikin kesel kalau tetangga kita yang resek ini nyebarin rumor ke orang lain tentang pekerjaan kita yang nggak halal. Ini kira-kira nggak halal dari mananya, ya? Nyolong juga nggak, korupsi nggak tahu, ngibulin orang apalagi. Ingat, kalau ada tetangga yang diem-diem bae di rumah kayak pengangguran, tapi duitnya ada terus, itu singkapn berarti dia pelihara tuyul atau babi ngepet, ya!