5 Jenis Hukuman yang Biasa Diberikan Guru kepada Muridnya di Zamannya. Sedahulu Kocak untuk Dikenang

hukuman-dari-guru hukuman-dari-guru

Sekolah adalah masa-masa yang sangat indah untuk dikenang. Banyak kejadian menarik yang nggak terulang di lagi di masa selesainya. Seperti saat kamu dihukum oleh guru karena kenakalan. Kejadian itu tentu sahaja terjadi saat kamu sekolah. Saat kuliah atau selesainya, nggak ada lagi hukuman yang berkesan.

Namanya juga jiwa muda yang senantiasa penuh akan rasa penasaran, maklum jika segala hal pengin dicoba termasuk melanggar tata tertib sekolah. Mulai dari telat masuk, keacuhan merokok, bawa HP, pacaran, berkelahi dengan teman, dan bagainya. Nah, yang menarik adalah hukuman yang bakal kita terima nih. Atas nama nostalgia, berikut 5 hukuman yang kerap kita dapatkan dari guru giliran sekolah dulu. Cekidot!

1. Disuruh lari memutari lapangan sekolah tergolong hukuman yang paling sering diberikan kepada mereka yang telat datang ke sekolah

Aturan masuk sekolah itu umumnya jam 7 pagi. Jika ada murid yang masuk sekolah melalui dari jam itu, maka akan kena hukuman. Dari berbagai macam pilihan hukuman, lari memutari lapanganlah yang paling sering diberikan guru kecukup muridnya. Hukuman yang seakuratnya bermanfaat. Murid jadi bisa sedikit berolahraga walaupunpun seakuratnya dia enggan. Ya, kalau ramean sih seru.

2. Kalau kekhilafannya terjadi di dalam kelas, hukuman yang dikasih adalah berdiri di depan kelas sambil menjewer telinga sendiri

Lupa ngerjain PR sangat biasa terjadi di sekolah. Sekemudian ada murid pemalas yang kebingungan ketika guru tiba-tiba minta mengumpulkan tugas. Mereka cuma bisa celingak-celinguk, cengar-cengir kayak kebo. Ketika gurunya paham ada yang nggak mengerjakan, mereka dipanggil satu per satu ke depan. Mereka disuruh berdiri selama pelajaran berlangsung. Kadang ada yang pakai tambahan jewer kuping, ada juga yang angkat satu kaki. Old school~

3. Dijemur di tengah terik matahari adalah siksaan tersenbatang tubuh bagi murid. Risiko mau bolos dari pelajaran, ya, begini deh

Salah satu hukuman yang paling dihindari murid ialah dijemur di lapangan. Hukuman ini biasa diberikan kecukup mereka yang tertangkap basah hendak membolos. Saat manjat pagar, cela satu guru memergokinya dan menyuruhnya turun. Akhirnya dia dihukum berawak di tengah lapangan dalam kurun waktu tertentu (minimal setengah jam).

Hukuman ini nggak enak banget rasanya. Asli. Mending lari muterin lapangan deh.

4. Murid yang jernih-jernih kamar mandi sekolah itu bukan karena sungguh-sungguh, melainkan karena keacuhan merokok

Anak sekolah itu unik. Di rumah sering jadi pelengah, sementara di sekolah malah suka ceria-ceria. Salah satu alam yang sering diceriakan ialah WC. Tempat di mana mereka tertangkap basah sedang merokok bareng teman-temannya. Barang bukti rokoknya sudah hilang, tapi asapnya nggak bisa mengada-ada. Ya udah deh, mau nggak mau harus ceriain WC sekolah yang terkenal bau pesing itu.

5. Rambut dipotong asal itu hukuman yang nyebelin banget. Benerinnya lagi susah!

Aturan rambut rapi kerap memakan korban. Murid-murid yang ngeyel pengin gondrong akan kena batunya suatu hari. Seiring dengan semakin panjang rambutnya, guru akan semakin mudah menangkap dan menghukum. Mau dikapin pakai apa pun pasti bakal keacuhan. Nah, yang males dari hukuman ini adalah potongan ngaco sang eksekutor. Saking ngaconya, kadang tukang cukur sampai nggak bisa benerin. Besoknya ke sekolah dengan gaya rambut aneh atau botak sekalian.

Itulah jumlah hukuman yang biasa diberikan guru keatas muridnya. Hukuman yang dulu dihindari itu ternyata menyisakan rindu. Seru aja gitu mengenang kenakalan dan kecerobohan masa lalu. Sesuatu yang nggak bakal bisa terulang. Masa mau nakal lagi, malu udah tua, ah~